Tampilkan postingan dengan label English is easy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label English is easy. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Februari 2015

// // Leave a Comment

Belajar bahasa inggris: penggunaan Am dan Pm

Masih bingung dengan penggunaan Am dan Pm kalau kita mengatakan jam dalam bahasa inggris?.Langsung saja ya

AM : berlaku mulai dari jam 12 malam (00.00)sampai jam 12 siang (12.00)
PM : berlaku mulai dari jam 12 siang (12.00) sampai jam 12 malam (00.00)

Jadi,kalau ada keterangan waktu mengatakan 1pm,itu artinya jam 1 siang.

Contoh lainnya misalnya sebagai berikut:
 1. 2am : artinya jam 2 pagi
 2. 9pm : artinya jam 9 malam
dan seterusnya..

 Pada postingan berikutnya,kita akan belajar cara membaca jam dalam bahasa inggris.
Read More

Selasa, 10 Februari 2015

// // Leave a Comment

Penggunaan 'at','in' dan 'on' dalam bahasa Inggris

Penggunaan preposisi at,in,dan juga on,dalam bahasa inggris dibagi dalam dua macam penggunaan,yaitu penggunaan at,in,on untuk waktu (time) dan penggunaan at,in,on sebagai prepositions of place (tempat).

Yang sekarang akan diposting diblog ini adalah tentang penggunaan at,in,dan on sebagai preposition of time (penggunaan at,in,on dalam kaitannya dengan waktu). Berikut ini penjelasannya:

1.At,digunakan untuk menunjukkan waktu yang sangat spesifik (misal:at 5pm,at midnight,at noon).Contoh kalimatnya misalnya :She will be here at 5pm (dia akan ada disini jam 5 sore).Jadi,akan sangat tidak tepat kalau kita menggunakan preposisi in/on dalam kalimat itu.

 2.On,adalah kata depan yang digunakan untuk menunjukkan hari ataupun tanggal dalam bahasa inggris (misal:on saturday,on feb14th,on mother's day).Contoh kalimatnya misalnya:Hi,see you on monday!.Namun,mungkin kita masih sering mendengar seseorang mengucapkannya dengan Hi,see you in monday!.Jadi,mulai sekarang kamu harus mulai menggunakannya dengan benar.Kenapa?karena kamu sudah berkunjung ke blog ini,dan pastinya kamu akhirnya tahu. 

 3.In,digunakan sebagai preposisi untuk menunjukkan bulan,tahun,musim,jaman (misal:in september,in the summer,in 1998).Contoh kalimat sederhananya adalah I was born in September,I met her in 2005.

 Itu aja,gampang kan?
Pada postingan selanjutnya,kita akan belajar tentang preposition of place.Tetep semangat!! :-)
Read More

Jumat, 16 Januari 2015

// // Leave a Comment

"Wkwkwkwk" itu termasuk Onomatopoeia lho..!!

Onomatopoeia!yup,itulah namanya.Apa itu Onomatopoeia?Itu bukan semacam mantra supaya semua kosa kata dalam kamus bisa nempel semua dikepala kamu,atau berharap cewe yang udah nolak kamu 50 kali tiba-tiba luluh sehabis kamu 'ngerapalin'Onomatopoeia..!"
dihadapannya.Bukan!.

Tapi,kata Onomatopoeia ini sadar atau ngga,pasti pernah kamu temukan atau bahkan mungkin pernah kamu gunakan saat ngobrol bareng teman kamu,misalnya.Masalahnya,kamu ngga tahu kalau 'kata' itu rupanya punya nama.Misalnya,kata "Byurr!" saat kamu menggambarkan engkong kamu yang kecebur di empang,atau saat mengucapkan 'meong!'saat kamu menggoda cowo kamu yang phobia kucing,dan masih banyak lagi.Itulah yang dinamakan dengan Onomatopoeia.  

Dalam bahasa inggris,Onomatopoeia dikatakan sebagai "a word that actually sounds like what the word represent..". Jadi,Onomatopoeia itu mungkin bisa diartikan secara bebas (versi Nenad Mohamed :-D) sebagai "kata yang terlahir karena sebuah bunyi yang diwakili/disebabkan oleh kata itu sendiri".Bingung ya?aku juga bingung mau kasih penjelasan nya gimana,hehe.Mungkin,teman-teman yang lain bisa ngasih ngasih masukan dikolom komentar dibawah ini tentang "pengertian onomatopoeia".

Tapi aku yakin,begitu kamu tahu beberapa contoh kata Onomatopoeia,kamu akan mengerti atau bahkan mungkin 'memiliki versi lain' tentang bagaimana cara memberikan penjelasan tentang arti dari kata Onomatopoeia ini. 

Berikut contoh-contohnya. 
1."Boom...!" = Suara ledakan 
2."Auum..!" =Suara Harimau 
3."Ehem..!" =Kalau kita misalnya mo narik perhatian orang lain,kadang kita pake yang ini. 
4."Arghh..!" =Kalau lagi kesal,bete, kadang kata ini yang dipake. 
5.Dan masih banyak lagi =Upss,kalau yang ini bukan Onomatopoeia ya... :-D

Terakhir,kamu tahu ngga?Onomatopoeia yang sebenernya secara ngga sadar sering kamu pake kalo lagi ngetawain 'en ngomentarin temen kamu di Facebook?.Bisa jadi, salah satu nya adalah kata "Wkwkwkwkwkwkw..."ya,kan? Jadi,mana versi milikmu tentang apa itu Onomatopoeia?
Read More

Minggu, 11 Januari 2015

// // Leave a Comment

Penggunaan 'I wish I had' dalam Bahasa Inggris



I wish I had,dalam bahasa inggris digunakan sebagai ungkapan atas apa yang seharusnya kita lakukan atau seharusnya tidak kita lakukan,dengan kata lain,kalau dalam bahasa indonesia kita mungkin bisa mengartikannnya dengan 'seandainya saja'. Kata kerja yang digunakan adalah kata kerja bentuk ketiga (verb.III).Masih ingat kan dengan kata kerja bentuk ketiga atau verb.III?.misalnya bentuk verb III-nya see (melihat) adalah seen,bentuk verb III-nya take adalah taken..Nah,sekarang ingat,kan?masih ngga ingat juga?Ah...sudahlah! :-D 

Oke,langsung saja aku aku kasih contoh kalimat yang menggunakan ungkapan I wish I had
1.Misalnya,ada teman kamu yang datang kekostan kamu.Ceritanya,dia adalah teman sekolah kamu waktu SMA dulu.Setelah asik ngobrol ngalor-ngidul mengenang masa-masa SMA dulu,teman kamu pun tiba-tiba nyeletuk "eh,tahu ngga kalau si anu tuh dulu sebenarnya pernah suka sama kamu?".APAAA!??? mata kamu pun mangap dengan mulut melotot tak percaya (kebalik ya?BIARIN!! :-)) "serius?kamu tahu darimana?kok dia ngomong nya ngga sama aku?"kata kamu dengan bego nya.Teman kamu pun tersenyum lalu bilang "dia pernah ngomong sama aku soal kamu waktu dia nolak aku,dan asal kamu tahu,waktu SMA dulu dia pernah berangan-angan tentang kamu".Dengan malu-malu kamu pun akhirnya ngaku bilang "sebenernnya sih,aku juga naksir dia,tapi aku ragu soalnya duit jajan ku waktu itu cuma cukup buat aku seorang!"Kamu tidak salah kalau begitu mendengar semua cerita teman kamu itu,kamu kemudian jadi tiba-tiba ingin memakai lagi seragam putih abu-abu kamu,atau tiba-tiba jadi kangen sama upacara bendera,hehehe...sambil ngelus dada (bukan ngelus dengkul,ya?)mungkin kamu cuma bisa ngomong dalam hati gini "Ah,I wish I had told her!

2.Contoh kedua,kamu pacaran sama pacar kamu udah hampir 25 tahun,eh pas mau merit, dia tiba-tiba mutusin kamu sambil bilang "Maaf Neng,Aa terpaksa mutusin neng!".Mungkin,sambil nangis 'en milin-milin ujung BH (hehe) kamu meratap lalu berucap "salah neng teh apa sih,A?.pan bentar lagi kita teh dah mau merit?".Dengan santainya,pacar kamu menjawab "Neng mau tahu kenapa?soalnya sekarang Aa baru nyadar geuning neng teh teu bisa jaipongan!".Nah,karena kamu pacaran sama cowo kamu tuh udah hampir 25 tahun,ga aneh atuh kalo buat move on tuh rasanya pasti beraaaaat banget!.nyiksa pisan lah pokona mah!.Ngeliat kipas angin pun pikiran kamu mah mungkin jadi pengen bunuh diri,pengen masukin rambut panjang kamu supaya kagulung.Saking susahnya neglupain dia,kamu mah mungkin cuma bisa nulis kalimat "I wish I hadn't loved him!" ditiap halaman lembar buku yang udah penuh coretan sumpah serapah kamu. 

 Itu aja,contoh lain kamu bisa bikin sendiri ya.pokona mah nya kitu lah inti na mah..Oya hampir lupa,yang terakhir,kita juga bisa menggunakan If Only I had/If Only I hadn't sebagai pengganti I wish I had/I wish I hadn't. Haturnuhun! :-)
Read More

Selasa, 18 Februari 2014

// // Leave a Comment

Penggunaan 'a' dan 'an' dalam bahasa Inggris

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya,bahwa dalam bahasa Inggris terdapat dua jenis kata sandang yaitu 'the' untuk kata sandang tertentu/spesifik,dan 'a/an'untuk kata sandang tak tentu.Penggunaan kata sandang 'the'dalam bahasa inggris bisa kamu baca disini dan disini.

Dan sekarang,yang jadi pertanyaan adalah,kapan kita menggunakan kata sandang 'a' dan 'an' dalam bahasa Inggris?

Berikut ini adalah aturan-aturan dalam penggunaan kata sandang 'a' dan 'an' dalam bahasa Inggris 

1.Yang pertama,sudah jelas dikatakan,bahwa kata sandang 'a' dan juga 'an' digunakan untuk benda tak tentu atau tidak spesifik,contoh kalimatnya,misalnya : 
a.I have called a doctor (disini,kita sama sekali tidak tahu dokter yang mana yang dimaksud oleh si pembicara.Pokona mah dokter we lah,hehehe..
b.I have called the doctor (pada kalimat ini,dokter yang dimaksud oleh si pembicara lebih spesifik.Bisa jadi,dokter yang dimaksud si pembicara adalah dokter yang beberapa menit sebelumnya memeriksa si lawan bicara (anggap saja lawan bicara nya adalah seorang pasien) 

2.Untuk kata sandang 'a' dan 'an' yang mengikuti kata benda,aturannya adalah sebagai berikut
Kata sandang 'a': 
-digunakan apabila kata benda yang mengikutinya berawalan hurup mati (misal: boy,car,girl,dll) 

-digunakan apabila kata benda yang mengikutinya memiliki awalan bunyi pelafalan seperti hurup mati,meskipun sesungguhnya kata benda tersebut berawalan hurup hidup (misal: a user,a university,dll.Pada pengucapannya,kata 'user' dan 'university' akan terdengar seperti bunyi hurup 'Y',bukan?).

Kata sandang 'an':
-digunakan apabila kata benda yang mengikutinya berawalan hurup hidup (misal: an egg,an apple,an umbrella,dll)

-khusus kata benda 'hour',kita menggunakan an (an hour),karena 'hour' pelafalannya terdengar seperti 'awr',berawalan hurup hidup.Tapi,misal untuk kata'horse',kita tetap menggunakan kata sendang 'a',karena kata depanya tetap terdengar 'h'.

3.Untuk kata benda yang diawali oleh kata sifat,aturannya adalah sebagai berikut: 
-Meskipun kata benda nya berawalan hurup hidup,tapi kalau kata sifat yang mendahuluinya berawalan hurup mati,maka kita tetap menggunakan kata sandang 'a'.Misal a broken egg (egg=berawalan hurup hidup,broken=berawalan hurup mati) 

-Meskipun kata benda nya berawalan hurup mati,tapi kalau kata sifat yang mendahuluinya berawalan hurup hidup,maka kita tetap menggunakan kata sandang 'an'.Misal an unusual dress.
Read More

Sabtu, 15 Februari 2014

// // Leave a Comment

Penggunaan 'the' dalam bahasa Inggris,PART II

Postingan tentang penggunaan 'the'dalam bahasa inggris ini adalah sambungan dari postingan sebelumnya yang berjudul Penggunaan 'the' dalam bahasa inggris,PART I.Nah,dibagian kedua ini yang bakalan kita bahas adalah penggunaan kata sandang 'the'yang berhubungan dengan nama tempat.

Contohnya,mungkin ada sebagian dari kita yang masih bingung dengan 2 contoh kalimat berikut: 
1.I live in Cikutra Baru street 
2.I live in the Cikutra Baru street 
hayoo...mana kalimat yang benar? 

 Langsung saja ya.Dalam bahasa Inggris,ada beberapa aturan tentang penggunaan kata sandang 'the'apabila diikuti dengan nama tempat.

A.Kata sandang 'THE' tidak digunakan apabila sesudahnya diikuti nama-nama tempat sebagai berikut
a.nama-nama benua (Misalnya Asia,Amerika,Eropa)
b.nama negara 
c.nama negara bagian 
d.nama Propinsi
e.nama Kota
f.nama Jalan 
g.nama Gunung
h.nama Danau
i.nama Pulau 

Contoh kalimat yang benar (ngga pake 'the')
a.She want to visit Lake Toba 
b.They have climbed Mount Semeru  many times
c.She went to Bandung last week 

B.Kata sandang 'THE' harus digunakan apabila sesudahnya diikuti nama tempat sebagai berikut:
a.nama gurun (Misal Sahara,Gobi) 
b.nama negara dalam bentuk jamak (misal:the united states)
c.nama Samudra 
d.nama laut 
e.nama Sungai
f.nama Pegunungan (bukan gunung,beda kan antara gunung dan pegunungan)
g.nama Gedung/Bangunan 
h.nama Kerajaan
i.nama Kepulauan (Misal The Canary Islands,nama sebuah kepulauan di Spanyol sana) 

Contoh kalimat yang benar ('the'nya harus dipakai)
a.The Nile is the most popular river in Africa (Sungai Nil adalah yang paling populer di Afrika) 
b.Where is the Empire state located? (Dimana letak gedung Empire State?) 
c.Sir Edmund Hillary,is popular name when we talk about The Himalayan.(Sir Edmund Hillary adalah nama populer kalau kita membicarakan tentang pegunungan Himalaya) 

Contoh kalimat lainnya coba bikin sendiri ya..:-)
Read More

Selasa, 11 Februari 2014

// // Leave a Comment

Penggunaan 'the' dalam bahasa Inggris,PART I

Dalam bahasa inggris,kita mengenal adanya kata sandang 'the' dan 'a/an'.'the'adalah kata sandang tertentu,sementara 'a/an'adalah kata sandang tak tentu.Nah,yang akan dibahas sekarang adalah tentang kata sandang 'the',kapan saat yang tepat 'the'ini digunakan dalam bahasa Inggris?.

'the'adalah kata sandang yang digunakan untuk menunjuk pada benda yang spesifik.Ilustrasinya adalah sebagai berikut.Misalnya,kamu kehilangan sebuah buku,lalu saat kamu masuk ke kamar teman kamu,eh kamu ternyata mendapati buku yang sedang kamu cari itu sedang dibaca oleh teman kamu.Nah,itulah maksud dari kalimat 'menunjuk pada benda yang spesifik'diatas.

Buku yang sedang dibaca oleh teman kamu itulah yang dikatakan sebagai 'benda spesifik'. Begitu kamu melihat buku itu sedang dibaca teman kamu,trus kamu bilang 'I need the book!/aku perlu bukunya',teman kamu pasti mengerti bahwa buku yang sedang dia bacalah yang kamu maksud.Tapi,kalau kamu bilang 'I need a book!',mungkin teman kamu bakalan sedikit bingung,noleh kanan-kiri,sambil mikir 'kamu perlu buku yang mana ya?'yang dibawah bantal?yang diatas meja?atau yang diatas kasur?. 

Contoh lain: 
1.I kill the dog that bit me (spesifik=anjing yang menggigitku) 
2.I don't remember the man who helped me (spesifik=orang yang menolongku)

 Bersambung....
Read More

Sabtu, 18 Januari 2014

// // Leave a Comment

Penggunaan 'these' dan 'those' dalam bahasa Inggris

Hai,ini postingan ku yang kedua di bulan januari 2014 ini.Langsung aja ya.Sekarang yang bakalan aku jadiin bahan postingan di Blog belajar bahasa inggris ini adalah tentang penggunaan 'these' dan 'those' dalam bahasa inggris.Buat kamu yang udah mahir berbahasa inggris,mungkin hal beginian udah diluar kepala,kan?,nah tapi buat kamu yang belum tahu perbedaan 'these' dan 'those' ini,moga-moga postingan yang satu ini bakal bikin kamu jadi lebih mengerti,dan tentunya bikin bahasa inggris kamu jadi makin lebih baik.  

Sebenarnya,'these' dan 'those' dalam bahasa inggris ini sama aja dengan 'this' dan 'that'.Tapi yang membedakannya adalah,'this'dan 'that' digunakan saat kita menunjuk sesuatu benda yang jumlahnya hanya satu/tunggal.Misalnya, this is my book atau that is my book, kalau buku yang kita tunjuk itu hanya satu. Kalau buku yang kita tunjuk itu jumlahnya banyak, maka yang digunakan adalah 'these' dan 'those' ini.

these=this,ini 
those=that,itu 

Contoh: Misal,kamu bilang "those people are crazy!" = itu artinya,kamu lagi ngomongin orang-orang (lebih dari satu) yang berada jauh dari kamu (misalnya,100 meter didepan kamu),yang jelasnya ngga ada didekat kamu.Tapi,kalau kamu bilang 'these people are crazy!',itu artinya orang-orang yang kamu maksud itu benar-benar ada didekat kamu atau mungkin lagi ngumpul disebelah kamu :-)

Jadi,singkatnya kalau kita ingin menunjuk sesuatu/benda yang jumlahnya lebih dari satu/banyak dan benda itu ada didekat kita,maka kita menggunakan 'these'.Sebaliknya,kalau kita menunjuk benda yang jumlahnya banyak,tapi letaknya jauh (kalau dirasa dalam bahasa indonesia seharusnya kita menggunakan 'ITU'),maka kita menggunakan 'those'. 

jadi,gimana?agak paham,sedikit paham,atau bener-bener paham?hehe..
Read More

Selasa, 29 Maret 2011

// // 1 comment

lol,apa sih artinya?

Teman-teman mungkin pernah kan ngeliat status FB salah seorang temen,yang mungkin nulis sebuah kalimat,trus kalimat tersebut diakhiri dengan tambahan kata'lol'.Nah,apa sih sebenenernya maksud dari pemakaian 'lol' dikalimat tersebut?atau singkatnya,apa sih arti lol itu?.Coba dech temen-temen perhatiin,kalimat yang ujungnya diakhiri dengan 'lol'biasanya adalah sebuah kalimat lelucon yang kadang mengundang tawa atau setidaknya membuat kita yang ngebacanya ikutan senyum-senyum.Nah,dari gambaran diatas,teman-teman mungkin udah bisa nebak apa sih arti dari lol?

Kalo temen-temen tetep belum ngerti juga,oke dech aku jelasin ya.singkat aja,lol,adalah singkatan dari 'laugh out load' bisa disama artikan dengan 'tertawa terbahak-bahak'.gitu aja?ya emang gitu aja maksud dari si lol ini.Jadi,kalo teman kamu nulis status FB ngalor-ngidul trus ujung-ujung nya dia nambahin lol diakhir kalimat,teman-teman mungkin bisa nebak dia disana lagi ketawa ngakak sambil guling-guling ditanah,hehehe..Nah,karena dia ngga bisa nunjukin ke kamu kalo dia sebenernya saat itu lagi ketawa ngakak sambil guling-guling ditanah,akhirnya ditambahin dech diakhir lelucon nya itu dengan 'lol'.Nah,sekarang dah ngerti kan? :-)


Read More

Senin, 13 April 2009

// // 1 comment

Direct & indirect speech part IV

Yang akan kita bahas sekarang adalah,direct dan indirect speech dalam bentuk question atau pertanyaan.Dalam bentuk question (pertanyaan),direct dan indirect speech ini,digolongkan lagi menjadi:

1. Bentuk yang pertama,biasanya adalah yang menggunakan jenis kata tanya dalam kalimat pengantarnya,misalnya: why,where,what,how,who,dll
2. Bentuk yang kedua adalah,yang tidak menggunakan kata tanya,tapi berbentuk kalimat tanya yang biasanya hanya memerlukan jawaban antara 'yes' dan 'no'


Sekarang,kita mulai pembahasan dari masing-masing jenis direct dan indirect speech dalam bentuk question tersebut.Penjelasan lebih lanjutnya adalah sebagai berikut...


A.Untuk yang jenis menggunakan kata tanya,seperti yang aku bilang diatas tadi,maka yang nanti digunakan sebagai kata penghubung dalam reported speechnya adalah kata tanyanya itu sendiri.Misal, kalau kata tanya yang digunakan adalah 'where',maka kata penghubung yang digunakan dalam reported speechnya pun adalah 'where'.

Rumusnya adalah sebagai berikut:
Subject + asked..... + kata tanya (where,when,who,dll) + possitive form

Catatan:
Perhatikan juga perubahan-perubahan tenses nya.Satu hal lagi,yang perlu diingat adalah,walaupun dalam bentuk direct questionnnya kalimat tersebut berbentuk kalimat tanya,tapi dalam kalimat yang dilaporkannya (reported speech) tidak lagi menjadi kalimat tanya,tapi akan menjadi kalimat posistive.Perhatikan contoh-contoh kalimatnya:

1. She asked me 'where do you study?' (direct)
She asked me where I studied (indirect)

2. Ben asked Sarah 'when will you go back home?' (direct)
Ben asked Sarah when she would go back home (indirect)

3. Mary asked me 'why do you love me?' (direct)
Mary asked me why I loved her (indirect)

B.Untuk bentuk kalimat indirect question yang hanya memerlukan jawaban 'yes' atau 'no',kita akan menggunakan kata penghubung 'if' ataupun 'whether',yang bisa saja digunakan bergantian.Dengan kata lain,tidak ada ketentuan khusus apakah sebuah kalimat akan menggunakan kata penghubung 'if' ataupun 'where'.Sebuah kalimat yang menggunakan kata penghubung 'if' bisa saja digantikan dengan 'whether'sebagai kata penghubungnya.Berikut contoh kalimatnya:

1. Mary asked me 'will you marry me?' (direct)
Mary asked me if I would marry her (indirect)

2. I asked Ben 'are you going to see her?' (direct)
I asked Ben whether he was going to see her (indirect)

3. My father asked me 'have you done it?' (direct)
My father asked me if I had done it

Nah,selesai sudah bahasan kita tentang direct dan indirect speech baik itu dalam bentuk kalimat pernyataan,perintah,maupun kalimat tanya.Mudah-mudahan akan sedikit membantu teman-teman untuk lebih memahami dan mengerti bagaimana aturan-aturan dalam direct & indirect speech tersebut.That's all,guyz!!!


Read More

Sabtu, 11 April 2009

// // Leave a Comment

Direct & indirect speech part III

Secara singkat,indirect command diartikan sebagai kalimat langsung dalam bentuk perintah (command).Indirect command ini dibagi lagi menjadi possitive command (kalimat perintah dalam bentuk positif) dan juga negative command (kalimat perintah dalam bentuk negative).
Contoh positive dan negative command tersebut misalnya seperti berikut:

Dia memintaku untuk menutup pintu (positive)
Dia memintaku untuk tidak menutup pintu (negative)

POSSITIVE COMMAND
Dalam direct dan indirect speech, untuk membuat sebuah kalimat dalam bentuk kalimat perintah positive (possitive command),kita hanya perlu menambahkan 'to' yang diletakkan didepan kalimat yang menjadi perintahnya.


Rumusnya:
Subject asked.... + to + infinitife,atau
Subject told..... + to + infinitive

Perhatikan saja contoh kalimat-kalimat berikut ini:

1. Ben told Sarah 'write me a letter !' (direct)
Ben told Sarah to write him a letter (indirect)

2. Simon asked Bian 'tell me about the truth !' (direct)
Simon asked Bian to tell him about the truth (indirect)

3. My girlfriend told me 'stop laughing !' (direct)
My girlfriend told me to stop laughing (indirect)

NEGATIVE COMMAND
Pada negative command,kita hanya tinggal menambahkan 'not to'.Mengambil contoh pada kalimat diatas,maka kalimat tersebut kalau dirubah menjadi bentuk negative command,akan menjadi seperti berikut:

1. Ben told Sarah 'Don't write me a letter !' (direct)
Ben told Sarah not to write him a letter (indirect)

2. Simon asked Bian 'Don't tell me about the truth !' (direct)
Simon asked Bian not to tell him about the truth (indirect)

3. My girlfriend told me 'Don't stop laughing !' (direct)
My girlfriend told me not to stop laughing (indirect)

Gimana? gampang kan ngebedain mana possitive command dan yang mana negative command? :)


Read More

Kamis, 09 April 2009

// // 1 comment

Direct & indirect speech part II

indirect speech dalam bentuk statement maksudnya adalah kalimat tidak langsung yang berupa pernyataan,dan biasanya menggunakan that (bahwa) yang digunakan sebagai penghubung antara kalimat pengantar dan kalimat yang dilaporkan oleh si pembicara.Beberapa bentuk kalimat pengantar tersebut misalnya adalah sebagai berikut:

Suject told....+ that + kata yang dilaporkan
Subject said...+ that + kata yang dilaporkan
Subject said to...+ that + kata yang dilaporkan


Tapi,sebelumnya mungkin teman-teman perlu baca-baca lagi pembahasan tentang direct dan indirect speech part I yang sebelumnya pernah diposting di blog ini.Kenapa?karena pada postingan terdahulu telah dijelaskan beberapa perubahan yang biasanya terjadi dari bentuk direct menjadi indirect,yang biasanya berhubungan dengan tobe & auxilliary verb,perubahan time & place,dan yang terakhir,tentu saja dengan perubahan-perubahan tense nya juga.Jadi,begitu teman-teman baca postingan yang satu ini,teman-teman tidak akan terlalu kaget,dan mudah-mudahan akan mengerti dengan perubahan-perubahan susunan kalimat seperti yang aku jelaskan tadi.

Oya,langsung saja ya,berikut ini adalah beberapa contoh kalimat direct dan indirect speech dalam bentuk statement atau pernyataan:

1. My girlfriend told her friends 'I have seen this film twice' (direct)
My girlfriend told her friends that she had seen that film twice (indirect)

2. Benjamin said to me 'I saw your girlfriend lastnight' (direct)
Benjamin said to me that he had seen my girlfriend the night before (indirect)

3. Students said 'We don't like mathematics' (direct)
Students said that they didn't like mathematics (indirect)


Berikut adalah perubahan-perubahan yang terjadi dari direct ke indirect pada ketiga contoh kalimat diatas

1.Pada kalimat pertama,ada perubahan tense yaitu present perfect (I have seen...) pada bentuk direct nya,berubah menjadi past perfect (she had seen...) untuk bentuk indirect nya.Pehatikan juga perubahan 'this' pada direct, menjadi 'that' pada bentuk indirect statementnya.

2.Pada kalimat kedua,ada perubahan tense yaitu simple past (I saw your girlfriend lastnight) pada bentuk directnya,berubah menjadi past perfect (he had seen..) untuk bentuk indirectnya.Perhatikan juga perubahan 'lastnight' pada direct,menjadi 'the night before' pada bentuk indirect statementnya.

3.Pada kalimat ketiga,ada perubahan tense yaitu simple present (we don't...) pada bentuk directnya,berubah menjadi simple past (they didn't..) untuk bentuk indirectnya.

Nah,untuk mengetahui aturan dalam 'perubahan-perubahan' tersebut,seperti yang aku bilang tadi sebelumnya,ada baiknya kalau teman-teman baca postingan sebelumnya tentang direct dan indirect speech tersebut.Upss!,ada yang yang hampir kelupaan.Gini teman-teman,kalau kalimat pengantarnya berbentuk simple present,maka reported speechnya (kalimat yang dilaporkan) nya pun tidak berubah,tetep pake simple present.Contohnya seperti ini nih...

1. Peter says ' I saw Mary Jane at the party lastnight' (direct)
Peter says that he saw Mary Jane at the party lastnight (indirect)

2. Mike says 'I will go to Italy tomorrow' (direct)
Mike says that he will go to Italy tomorrow (indirect)

3. My girlfriend says 'I have made mistakes' (direct)
My girlfriend says that she has made mistakes (indirect)

That's it for today,guyz!!! :D

Read More

Jumat, 20 Maret 2009

// // 4 comments

Conditional sentence part III


Bentuk terakhir dari conditional sentence adalah past unreal.Jenis conditional sentence yang satu ini,dibentuk apabila kita ingin menyatakan sebuah kejadian atau keadaan yang bertentangan atau berlawanan dengan kenyataan yang akhirnya terjadi dimasa lampau.Yang harus kita ingat dalam conditional sentence bentuk ini adalah,adanya keterangan waktu dimasa lampau,jadi sebenarnya,sikap pembicara dalam hal ini adalah 'menyesal'.Lalu bagaimana dengan kalimat pembentuk conditional dalam bentuk past unreal ini?


Induk kalimat atau main clause untuk conditional sentence past unreal,dibentuk dengan menggunakan past future perfect tense.Sementara yang digunakan sebagai anak kalimat atau if clause nya adalah past perfect tense.Teman-teman jangan berkecil hati atau berpikir pasti akan sulit mempelajari conditional sentence past unreal ini,begitu mengetahui tenses yang disebutkan tadi,karena sebenarnya dengan melihat contoh kalimat berikut,pasti teman-teman akan merasa labih mudah memahaminya atau mungkin membedakannya antara main caluse yang dibentuk oleh past future perfect tense,dan yang mana if clause nya yang dibentuk dengan menggunakan past perefct tense,seperti yang aku katakan tadi.Berikut ini contoh-contoh kalimat conditional sentence dalam bentuk past unreal tersebut.Ingat,pahami contoh kalimatnya dulu,lalu perhatikan tense yang menyusun main clause ataupun if clause nya :)

1.If I had watched TV last night,I would have seen my girlfriend

(Pada contoh kalimat yang pertama tersebut,maksudnya seperti ini.Misalnya,suatu hari pacar kita tampil di TV untuk sebuah acara,taruh saja misalnya acara Quiz,karena satu hal,kita tidak sempat melihat pacar kita tersebut di TV.Nah,kita bisa saja mengeluarkan kalimat seperti yang dijadikan contoh diatas,sebagai sebuah penyesalan atau dalam bahasa inggris dikatakan sebagai 'regretting'.Tentu saja,bentuk kalimat yang 'berbunyi' penyesalan nya mungkin berbeda-beda.Mungkin salah satunya adalah seperti berikut 'Jika saja aku menonton TV tadi malam,aku mungkin akan melihat pacarku di TV',seperti contoh kalimat yang pertama diatas)

2.If I had gone to the movie last night,I would have seen my ex girlfriend
(Contoh yang kedua ini,sepertinya tidak usah dijelaskan,karena aku pikir contoh yang satu ini sudah jelas)

3.I would not have been very angry If you had told me about the truth
(Contoh kalimat yang ketiga ini main clause nya berbentuk negatif.Terlihat susah?mungkin juga sih.Tapi sebenarnya mudah saja kok 'ngakalin'nya.Gini ya,kenapa main clause nya ditambah 'not'?sudah jelas,karena main clause nya kan berbentuk negatif.Lalu bagaimana dengan 'been'? 'been' pada contoh kalimat diatas digunakan karena sesudah 'been' tersebut adalah 'angry',semntara kita tahu 'angry' tersebut termasuk kata sifat,bukan?.Contoh kalimat no 3 ini,kalau diterjemahkan, mungkin artinya akan seperti ini 'Aku tidak akan begitu marah,kalau saja kamu menceritakan hal yang sebenarnya kepadaku)

Akhirnya,selesai sudah,pembahasan kita tentang conditional sentence atau kalimat pengandaian dalam bahasa inggris ini.Kalau ada kritik,pertanyaan,atau saran dari teman-teman semua,silahkan tinggalkan pada komentar dibawah.Yang harus diingat adalah,bahwa yang menulis ini sebenernya masih dalam proses belajar juga.Itulah sebabnya,kalau teman-teman punya saran atau kritik untuk semua artikel di blog ini,jangan segan-segan untuk menyampaikannya.Ok,buddy? :)Oya,seperti biasa,kalau teman-teman suka dengan artikel-artikel di blog ini,kenapa ngga berlangganan artikel blog ini saja?caranya? liat kotak 'subsrcibe'disamping,kan?kalau udah lihat,pasti teman-teman tahu caranya gimana..See u ya :)
Read More

Senin, 16 Maret 2009

// // 1 comment

Conditional sentence part II


Setelah beberapa hari kemarin kita membahas conditional sentence bentuk future possible,maka sekarang kita akan mulai coba membahas conditional sentence dalam bentuk present unreal.Apabila conditional sentence dalam bentuk future possible digunakan apabila kita akan menyatakan suatu perbuatan atau kejadian yang akan dilakukan dimasa yang akan datang,tergantung kepada dipenuhi syaratnya atau tidak,maka conditional sentence dalam bentuk present unreal digunakan untuk menyatakan suatu keadaan atau kejadian yang berlawanan dengan kenyataannya diwaktu sekarang atau saat ini.Sikap pembicara disini sedikit kurang yakin dengan kemungkinan terjadinya perbuatan atau kejadian tersebut.Lalu bagaimana dengan susunan kalimat yang membentuk conditional sentence dalam bentuk present unreal ini?


Susunan kalimat conditional sentence dalam bentuk present unreal ini adalah sebagai berikut:
Induk kalimat atau main clause nya,menggunakan past future tense
Anak kalimat atau If clause nya,menggunakan simple past tense

Beberapa contoh kalimat conditional sentence dalam bentuk present unreal ini,misalnya adalah sebagai berikut.Sebagai catatan,apabila teman-teman sudah memahami conditional sentence jenis yang satu ini,teman-teman mungkin bisa mencoba membuat sebuah kalimat dalam bentuk conditional sentence present unreal.Berikut beberapa contoh kalimat conditional sentence dalam bentuk present unreal ini

1.I would visit parc de princess if I lived in Paris
2.If I knew about this,I would tell you immediately
3.If my sister could read,she would read that book in a day
4.She would tell me if she knew the matters

Tapi,yang harus diingat dengan conditional sentence dalam bentuk present unreal ini adalah,jika anak kalimatnya atau if clause nya dinyatakan dengan to be,maka untuk semua subject,kita akan menggunakan 'were'.Contoh kalimatnya misalnya sebagai berikut

1.If I were you,I would love her (Jika aku adalah kamu,aku akan mencintainya)

2.If she were mine,I would give everything she want (Jika dia menjadi milikku,aku akan beri apapun yang dia inginkan)

3.If you were here,I would tell you (jika kamu disini,aku akan menceritakannya)


Nah,itu sedikit penjelasan tentang conditional sentence dalam bentuk present unreal.Untuk jenis conditional sentence yang terakhir,yaitu, past unreal,kita akan membahasanya nanti,ok?Oya,kalau teman-teman suka dengan artikel-artikel di blog ini,silahkan masukan alamat e-mail teman-teman pada kotak berlangganan yang ada disebelah,jadi nantinya,setiap ada artikel baru di blog ini,maka teman-teman akan mendapatkannya langsung melalui e-mail.Ok,gitu aja ya...
Read More

Selasa, 10 Maret 2009

// // 4 comments

Direct dan indirect speech part I

Apa sih yang dimaksud dengan direct dan indirect speech?.Gampangnya sih,direct speech itu diartikan sebagai 'kalimat yang diucapkan oleh sipembicara langsung'.Sementara yang dikatakan dengan indirect speech adalah,kalimat yang digunakan untuk melaporkan (sering dikatakan juga dengan reported speech) kata-kata si pembicara kepada orang lain.Ngomong-ngomong tentang direct speech,kita mungkin akan sedikit paham kalimat yang seperti apakah yang bisa dikatakan sebagai direct speech atau kalau dalam bahasa indonesia nya 'kalimat langsung'.Nah,sekarang,mungkin sebagian teman-teman,ada yang masih bertanya-tanya,trus yang dikatakan dengan indirect speech itu contoh kalimatnya yang seperti apa sih?atau kalimat nya yang gimana sih?


Ok,sekarang, supaya sedikit lebih gampang memahaminya,aku kasih contoh kalimat yang termasuk kedalam contoh indirect speech.'Temanku tadi cerita kepadaku,katanya kemarin dia melihat mantan pacarku di toko buku itu'.Sekarang,coba dech liat lagi penjelasan sebelumnya diatas tadi,apa sih pengertian indirect speech itu? udah dibaca lagi,kan?Jadi,berdasarkan contoh kalimat yang aku buat tadi,yang ingin aku laporkan itu ya kata-kata temenku tadi yang katanya kemarin melihat mantan pacarku di toko buku itu.Singkatnya,indirect speech itu sama aja dengan 'nyeritain omongan orang lain ke orang yang lain lagi'.Pasti ngerti lah maksudnya,kan? :D

Sebenernya,kalimat jenis ini,terbagi kedalam 3 bagian yaitu yang berbentuk statement (pernyataan),command (perintah),dan yang terakhir adalah Question (bentuk pertanyaan).Tapi,sekarang yang akan kita coba bahas duluan adalah tentang beberapa perubahan yang perlu diperhatikan dari direct ke indirect speech baik itu yang berhubungan dengan time & place (waktu dan tempat),tenses (perubahan tenses dari direct ke indirect speech),dan yang terakhir adalah perubahan to be atau auxilliary verb nya.Untuk lebih jelasnya,liat dech penjelasan dibawah berikut:

1.Time & place (perubahan keterangan waktu dan tempat)
DIRECT INDIRECT SPEECH

NOw then
Tomorrow---------> the following day
next week---------> the following week
yesterday----------> the day before
here---------------> there
these--------------> those
this----------------> that
today--------------> that day
tonight------------->that night
last week-----------> the week before
last night-----------> the night before


2.Tenses (perubahan tenses dari direct ke indirect speech)
DIRECT INDIRECT SPEECH

Simple present-----------> Simple past
Simple future-------------> Past future
Simple past---------------> past perfect
Present perfect-----------> Past perfect juga
Present perfect continuous---------> past perfect continuous
Present continuous------------> past continuous


3.To be dan Auxilliary verb
DIRECT INDIRECT SPEECH

am/is/are-----------> was/were
may-----------> might
can------------>could
shall/will--------> should/would
ought to-------> had to
have/has to-------> had to
must--------> had to


Itu saja beberapa perubahan dari direct ke indirect speech yang perlu kita perhatikan.Pembahasan selanjutnya tentang direct dan indirect speech ini,akan dilanjutkan lagi nanti ya :)




Read More

Senin, 02 Maret 2009

// // 2 comments

Conditional sentence part I

Tempohari ada seorang teman yang menyarankan aku untuk membahas tentang conditional sentence di blog ini.Tapi waktu itu aku bilang,nanti saja dulu,soalnya kalau kita ngomongin tentang conditional sentence ini,mau tidak mau,nanti kita akan berurusan dengan yang namanya tenses.Tapi akhirnya,Walaupun semua jenis tense belum semuanya kita bahas di blog ini,kayaknya ngga salah juga sih kalau kita sekarang coba bahas tentang conditional sentence ini.Sekarang pertanyaan nya adalah,apa sih sebenernya conditional sentence ini?.Secara singkat,conditional sentence dalam bahasa inggris diartikan sebagai bentuk kalimat pengandaian.Ada beberapa hal yang harus kita ketahui sehubungan dengan conditional sentence ini.Pengen tahu,kan?


Conditional sentence dalam bahasa inggris,biasanya disusun atas 2 buah kalimat yaitu induk kalimat (main clause) dan anak kalimat (sub clause).Sub clause ini biasanya ditandai dengan penggunaan if (seandainya) dalam kalimat tersebut.Conditional sentence sendiri dibagi kedalam 3 type,sebagai berikut:

Type pertama,conditional sentence dalam bentuk future possible
TYpe kedua,conditioanl sentence dalam bentuk present unreal
Type ketiga,conditional sentence dalam bentuk past unreal

Pada bagian yang pertama ini,kita akan coba bahas bersama-sama tentang conditional sentence dalam bentuk future possible.Conditional sentence dalam bentuk future possible adalah kalimat pengandaian yang digunakan apabila kita akan menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan atau akan terjadi,apabila suatu syaratnya dipenuhi.Jadi,terjadi atau tidaknya perbuatan tersebut,akan tergantung kepada syaratnya,dipenuhi atau tidak.Teman-teman bingung apa yang dimaksud dengan 'syarat' dalam kalimat diatas?perhatikan contoh kalimat berikut."Kalau aku punya banyak uang,aku akan membelikannya rumah".Pada kalimat tersebut,yang dikatakan dengan syarat adalah pada bagian kalimat "kalau aku punya banyak uang".Gimana?sedikit demi sedikit mulai ngerti,kan?

Bentuk atau susunan conditional sentence future possible ini adalah sebagai berikut:
Induk kalimat atau main clause nya,menggunakan simple future tense
Anak kalimat atau if clause nya,menggunakan simple present tense

Perhatikan beberapa contoh kalimat conditional sentence dalam bentuk future possible berikut ini:

1.I will visit my grandmother if I have holiday
2.My girlfriend will tell me if She knows the truth
3.If I have much money,I will buy her a ring

Untuk pembahasan conditional sentence dalam bentuk present unreal dan past unreal,akan coba kita bahas beberapa hari yang akan datang.Yang harus diingat adalah,pahamilah benar-benar terlebih dahulu setiap hal yang pertamakali kita pelajari,sebelum kita mencoba mempelajari hal-hal baru berikutnya.Maksudnya apa sih??ya pokonya gitu dech.pasti teman-teman ngerti kok,ya kan?.So,see you ya..


Read More

Jumat, 28 November 2008

// // 4 comments

'Some' dan 'any' dalam bahasa inggris

Selamat pagi semuanya :)..Duh sorry ya,buat teman-teman yang sudah terlanjur 'langganan' artikel terbaru blog ini,berharap dapat artikel terbaru tentang 'belajar bahasa inggris',eh ternyata beberapa hari kemarin yang nongol di e-mail nya malah artikel-artikel bahasa inggris,yang mungkin teman-teman pikir,apaan itu ya?.Gimana ya?pokoknya gini aja dech, buat teman-teman yang belum tahu apa itu paid to review,kayaknya bakalan panjang banget dech buat ngejelasinnya.Tapi,kalo teman-teman punya niat belajar cari duit lewat blog sambil memperdalam bahasa inggris,mungkin paid to review ini bisa dijadikan pilihan buat teman-teman.Kan ada pepatah tuh yang bunyi nya gini, sambil menyelam kita minum air,gitu yah bunyi pepatahnya?.Ya pokoknya gitu lah :).Nah sekarang,langsung saja, yang akan kita coba bahas bareng kali ini adalah penjelasan tentang some dan any.Udah disiapin belum pulpen sama bukunya? :D


Kita kenalan dulu sama some dan any ini ya.Dalam bahasa inggris,keduanya biasanya digunakan kalo kita mo nyebutin jumlah yang tidak tentu,baik itu untuk benda yang dapat dihitung,ataupun benda yang tidak dapat dihitung.Nah yang harus diingat adalah,diatas kan udah disebutin 'jumlah yang tidak tentu',berarti kalau dalam bahasa indonesia,some dan any ini sama saja artinya dengan 'beberapa'.Ngerti kan maksudnya gimana? harus ngerti dong,kan udah pada gede,hehehe..

Ok,kita lanjutin ya..mungkin teman-teman masih ada yang bingung mana kata benda yang dapat dihitung (countable noun),dan mana yang termasuk kata benda yang tidak bisa dihitung (uncountable noun).Kata benda yang bisa dihitung contohnya gampang kok misalnya buku,pulpen,tas,dan lain-lain aja dech.Kalo yang tidak bisa dihitung?udah kepikiran belum?kalo belum,langsung aja dech,contoh benda yang tidak bisa dihitung itu misalnya gula,tepung,teh,dan lain-lain.Ada yang sanggup ngitung sekilo gula pasir itu terdiri dari berapa butir?.Kira-kira begitu lah maksudnya.Eh tapi ada lagi,khusus untuk benda yang tidak bisa dihitung, some dan any,diartikan dengan 'sedikit',bukan 'beberapa'.Bayangin aja,mana yang lebih enak kedengarannya antara 'minta beberapa gula pasir dong' sama yang satu ini 'minta sedikit gula pasir dong'.Horeee..sekarang udah ngerti kan? :)

Sekarang giliran jelasin tentang aturan penggunaan some dan any dalam sebuah kalimat.Intinya ini sih..anggap aja dech yang ditulis diatas itu tuh intermezzo :)

Pertamxx,awas harus diinget ya.some,digunakan untuk bentuk kalimat positive,sementara si any,digunakan untuk kalimat negatif.Apa itu kalimat negatif?kalimat negatif sederhananya sih adalah kalimat yang ada 'tidak-tidak' nya gitu dech.Kita ambil ambil contoh,misalnya untuk kalimat berikut 'aku tidak punya uang untuk membeli buku ini'.Maka,dalam bahasa inggris,kalimat tersebut menjadi 'I don't have any money to buy this book.Sebaliknya,kalo kalimatnya berubah menjadi seperti ini misalnya 'aku punya uang untuk membeli buku ini,maka yang terjadi adalah kita harus menggunakan some untuk bentuk kalimat seperti itu,misalnya menjadi 'I have some money to buy this book'.Contoh yang salah dari contoh kalimat diatas adalah sebagai berikut 'I don't have some money to buy this book' dan ' I have any money to buy this book'.Itu namanya kebalik.

Kedua,some dan any ini,kedua-duanya boleh digunakan kalo kita menggunakannnya dalam bentuk kalimat tanya.Pokoknya,kalo kita menggunakan kalimat tanya,maka kita boleh make some ataupun any.Contohnya,'do you have any money to buy this book?',atau bisa juga kita pake yang ini nih 'do you have some money to buy this book?'

Ketiga,ini masih ada hubungannya sama some dan any dalam bentuk kalimat tanya.Yang ini rada susah nih jelasin maksudnya gimana.Liat aja perbandingan kalimat berikut:

Do you have some money?'
(kalau kita bertanya seperti ini,artinya,kita yakin 100 persen kalau orang yang kita tanya tuh pasti punya duit)

Do you have any money?'
(Nah..kalo yang ini,artinya kita nebak orang yang kita tanya tuh punya duit,tapi kok kita ngga terlalu yakin ya,kalau dia tuh punya duit?).

Keempat,....
Duh....panjang banget ya penjelasanya? besok lagi aja dech disambunganya ya? mo nyegat mamang bubur ayam dulu ah.. :).Ingetin ya,baru sampe keempat..


Read More

Rabu, 19 November 2008

// // 7 comments

belajar preference 'would rather' dan 'would prefer'

Sebelumnya,kita sudah pernah membahas tentang preference to prefer, seperti yang aku janjikan sebelumnya,maka sekarang gilirannya kita akan membahas bentuk lain dari preference ini dengan menggunakan would rather dan juga would prefer.Masih ingat kan apa itu preference? yup bener banget..sederhananya,preference itu adalah bentuk kalimat yang menyatakan 'mana yang lebih kita sukai'.contohnya gini,mana yang lebih kamu sukai,kopi atau teh? atau aku lebih suka nonton sepakbola dibanding nonton bulu tangkis.Nah..yukk ah,sekarang kita langsung saja membahas preference dalam bentuk would rather dan would prefer ini.Sulit? kayaknya ngga dech.Sumpah..gampaaaaang banget!.Aku jamin ,teman-teman semua pasti bisa banget bikin kalimat preference dengan menggunakan would rather dan would prefer ini :D


would rather
Kalimat preference dalam bentuk would rather rumusnya adalah sebagai berikut: Subject + would rather + infinitive.......than........
Beberapa contoh kalimatnya misalnya sebagai berikut:

1.I would rather play football than badminton
2.She would rather speak English than Spanish
3.Students would rather study English than mathematics
4.He would rather watch TV than go to school
catatan:kata yang tercetak miring adalah infinitive atau kata kerja bentuk dasar.

Berdasarkan contoh diatas,maka beberapa bentuk kemungkinan kalimat tanya dengan menggunakan preference would rather dengan maksud menanyakan 'mana pilihan yang lebih disukai'adalah sebagai berikut:
1.what would you rather play,football or badminton?
2.what would she rather speak,English or Spanish?
3.would students rather study English or mathematics?/what would students......
4.silahkan buat sendiri :)


would prefer
Yang membedakan antara preference would rather dan would prefer adalah adanya penggunaan to pada preference would prefer,yang diletakkan sebelum infinitive,dan adanya tambahan rather sebelum than
Rumus nya adalah sebagai berikut:
Subject + would prefer + to +infinitive.........rather than......
Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut:

1.I would prefer to play football rather than Badminton
2.She would prefer to speak English rather than Spanish
3.Students would prefer to study English rather than mathematics
4.He would prefer to watch TV rather than go to school

Beberapa contoh bentuk kalimat tanya would prefer adalah sebagai berikut:
1.what would you prefer to play, football or badminton?
2.what would she prefer to speak,English or Spanish? atau misalnya bisa juga dengan bentuk kalimat would she prefer to speak english?
3&4.Silahkan teman-teman buat sendiri..


catatan:
Semua ungkapan diatas,baik itu yang menggunakan prefer, would rather, maupun would prefer, kita bisa saja mengganti than ataupun rather than seperti pada contoh kalimat diatas,dengan menggunakan instead of (dari pada).Misalnya :
1.She would rather speak English instead of Spanish
2.I would prefer to play football instead of badminton

Sebagai tambahan,sekaligus menjawab pertanyaan seorang teman tempo hari tentang like better,maka jawabannya adalah sebagai berikut.Dalam menggunakan kalimat preference, kita juga bisa menggunakan like better untuk maksud kalimat yang sama.
Rumusnya:Subject + like......better than.....

Contohnya:
1.I like football better than badminton
2.She likes singing better than dancing
dan sebagainya....
Gimana?gampang atau susah belajar preference ? :)


Read More

Senin, 27 Oktober 2008

// // 18 comments

Belajar bahasa inggris: Tentang preference

Sekarang udah waktunya lagi nih belajar bahasa inggris.Tadinya sih mo bikin postingan tentang conditional sentences seperti yang disaranin sama Nita kemarin.Tapi,karena conditional sentence itu akan sedikit berhubungan dengan tenses,sementara kita sendiri baru mempelajari satu tenses saja yaitu simple present tense,terpaksa dech,pembahasan tentang conditional sentence nya kita tunda dulu.Ngga apa-apa ya,Nit? :).Sekarang yang akan kita pelajari adalah tentang preference.Apa itu?.Dalam bahasa inggris,preference digunakan apabila kita ingin mengatakan atau menyatakan 'lebih senang atau lebih menyukai' terhadap sesuatu.Bingung?jangan bingung dulu dong...

Contoh gampangnya gini.Misalnya kita ingin mengatakan "aku lebih menyukai kopi dibanding susu"..atau bisa juga dengan bentuk pertanyaan seperti ini "mana sih yang lebih kamu sukai,berenang atau main komputer?".Nah..kalau teman-teman perhatikan contoh kalimat tersebut,pasti tahu apa sih atau bagaimana sih bentuk dari kalimat yang menggunakan preference seperti yang aku jelaskan diparagraf sebelumnya,ya kan?.Dalam bahasa inggris,kita akan mengenal to prefer,would rather.dan juga would prefer sebagai bentuk preference.Lalu bagaimana peraturan masing-masing preference tersebut dalam penggunaanya?seperti biasa..akan aku jelaskan didalam :)


A.to prefer (lebih senang)
to prefer ini dibedakan ke dalam 3 bentuk penyusunannya yaitu:

1.Subject + Prefer + noun ( untuk maksud 'lebih senang' dalam wujud kata benda (noun))
2.Subject + prefer to + infinitive (untuk maksud 'lebih senang' dalam wujud kata kerja)
3.Subject + ING form + to + ING form

Contoh kalimat:
1.I prefer Chinese food ('lebih senang' dalam wujud benda (chinese food))
2.I prefer to watch TV ('lebih senang' dalam wujud kata kerja (watch TV))
3.I prefer singing to dancing (dalam bentuk ING form )

Tentu saja,kita bisa mengganti subject 'I' tersebut dengan subject lain seperti she,he,it,we,atau they,atau bisa juga dengan sebuah nama.Oh ya,apabila kita ingin menambahkan kata benda lain sebagai pembandingnya,maka kita hanya tinggal menambah 'to' diantara dua kata benda tersebut.to disini berarti 'daripada'. Contohnya? I prefer Chinese food to Japanese food, artinya 'aku lebih senang Chinese food daripada Japanese food'.

Nah..untuk bentuk kalimat tanya to prefer', dengan maksud bertanya 'mana yang lebih kamu senangi?',beberapa ccontoh kalimatnya adalah sebagai berikut.

1.which do you prefer,Chinese food or Japanese food?

2.which do you prefer to watch,football or basketball?
3.which do you prefer,singing or dancing?

Apabila kita menggunakan she,it,he,atau dengan menggunakan sebuah nama untuk menggantikan 'you' seperti contoh diatas,maka 'do' otomatis harus kita ganti pula dengan 'does'.Contoh kalimat nya:
1.which does she prefer,Chinese food or Japanese?
2.which does Nenad prefer to watch,footbal or basketball?

Ok dech..karena dengan pertimbangan supaya lebih gampang memahaminya,pembahasan tentang would rather dan would prefer akan kita lanjutkan sesudah pembahasan to prefer ini.Nah..sebelum nanti kita nanti belajar bareng-bareng tentang 'would rather' dan 'would prefer',sebaiknya pelajari dulu dech yang satu ini,Ok ya teman-teman? semoga yang aku tuliskan ini akan bermanfaat. :)
Read More

Jumat, 10 Oktober 2008

// // 27 comments

Belajar bahasa inggris: Likely & Probably

Dalam bahasa inggris,baik 'likely' atau pun 'probably',sama-sama berarti 'nampaknya' atau 'mungkin' dalam bahasa indonesia.Simple saja,keduanya digunakan apabila kita ingin mengatakan bahwa suatu perbuatan,kejadian,ataupun sebuah peristiwa,sepertinya atau nampaknya akan terjadi di waktu yang akan datang.Dalam hal ini,si pembicara melihat adanya kemungkinan bahwa peristiwa atau kejadian tersebut, akan benar-benar terjadi dimasa yang akan datang.

Struktur kalimat dalam penggunaan 'likely' maupun 'probably' adalah sebagai berikut :
LIKELY : Subject + am/is/are + likely + to infinitive
PROBABLY: Subject + will + probably + bare infinitive

Apabila kita perhatikan,'peraturan' dalam penggunaan 'likely' dan 'probably'yang bisa kita lihat dalam 'rumus' diatas adalah,sebenarnya tidak akan begitu terlalu sulit untuk kita coba pahami.Apabila kita akan menggunakan 'likely' untuk maksud kalimat 'nampaknya atau sepertinya' maka kita cukup menambahkan to be (am/is/are) sesudah subject,baru kemudian diikuti dengan likely dan elemen penyusun terakhir adalah to infinitive.Sementara apabila kita menggunakan 'probably' dengan maksud kalimat yang sama,kita hanya menggantikan to be tersebut dengan will,baru kemudian berturut-turut diikuti dengan probably dan bare infinitive.Supaya lebih mudah memahaminya,perhatikan saja beberapa contoh kalimat yang menggunakan likely dan probably berikut ini..


1.My girlfriend is likely to study in Singapore next years
My girlfriend will probably study in Singapore next years

2.According to his agent,Thierry henry is likely to join Manchester city on next transfer window in January.

According to his agent,Thierry henry will probably join Manchester city on next transfer window in january.

3.Marcello Lippi is likely to withdraw Alex del pierro from list,when Italy meets Bulgaria next day.

Marcello Lippi will probably withdraw Alex del pierro from list,when Italy meets Bulgaria next day.


Sementara untuk bentuk kalimat negative, dalam hal ini berarti kalimat tersebut bermakna 'sepertinya atau nampaknya tidak akan...',kita hanya perlu menambahkan not sesudah to be (am/is/are) pada bentuk 'likely',dan selanjutnya kita hanya perlu menambahkan not sesudah probably,untuk kalimat yang menggunakan bentuk 'probably'.Diambil dari contoh kalimat diatas,maka bentuk not,ketiga kalimat diatas adalah sebagai berikut:

1.My girlfriend is not likely to study in Singapore next years
My girlfriend will probably not study in Singapore next years.

2.According to his agent,Thierry henry is not likely to join Manchester city on next transfer window in january.

According to his agent,Thierry henry will probably not join Manchester city on next transfer window in january.

3.Marcello Lippi is not likely to withdraw Alex del pierro from list,when Italy meets Bulgaria next day.

Marcello Lippi will probably not withdraw Alex del pierro from list,when Italy meets Bulgaria next day.

Gimana?gampangkan?supaya lebih semakin mudah mempelajarinya,coba dech terus berlatih 'berekplorasi' dengan 'likely' dan 'probably'ini.Don't be afraid of making mistakes,'cause a wise man said 'practices will definitely make it perfect' :)

Read More