Sampai detik ini,apa yang ada dalam pikiranku tentang mojang sunda itu tidak pernah berubah dan sepertinya tidak akan pernah berubah.Mereka seperti sebuah Oase yang mengajakku untuk tenggelam kedalamnya,sementara aku sendiri mungkin akan rela untuk tidak menggapai-gapaikan tanganku,dan untuk sekedar berteriak 'tolong!'pun aku mungkin tidak akan bisa,ataupun mungkin aku akan berpura-pura tidak berdaya , karena aku lebih memilih untuk tenggelam kedalamnya.Benar,aku mungkin akan memilih untuk melakukannya,berbasah-basahan dalam dekapannya.Lalu tidak akan ada lagi dahaga sesudahnya.
Atau mungkin, mojang sunda itu seperti mendapati dirimu kencan semalam suntuk bersama Megan Fox lalu tiba-tiba timbul keinginanmu untuk menanyakan merek rok mini yang dikenakannya, Dolce&Gabbana?.Maksudku,mereka mungkin seperti memberimu keindahan dan berjuta pertanyaan dalam waktu yang bersamaan.Pastinya tidak ada hal yang lebih 'sulit' yang akan kamu alami dibanding mendapati dirimu dalam situasi seperti itu.
Kadang menurutku,mereka seperti kekuatan tak nampak atau mungkin 'jampi-jampi' yang 'menyerangku'ditengah malam lalu kemudian 'membunuhku' dengan diam-diam.Dan beberapa minggu kemudian,aku seperti tiba-tiba punya kekuatan untuk menemui seseorang, lalu dengan konyol-nya aku bilang 'sebaiknya kita udahan',bahkan dengan tanpa sama sekali 'kata pembukaan'.Dahsyat,bukan?
Dan yang pasti, kamu tidak akan mungkin menemukan mereka di ebay dengan bandrol $40.00 plus free shipping,hehe...
saya kebetulan berada di posisi Indonesia belahan timur, jadi yang nampak hanyalah gadis-gadis dengan logat dan dialek serta gaya berbusana yang serbag berbau timur..ada yang tertutup ada yang berkibar tapi tak ada yang telanjang, kecuali kalau lagi mandi...jadi impian mengenai mojang sunda entah kapan bisa terjadi aihhhhh :)
BalasHapus